Kamis, 03 Maret 2016
EKSPEDISI PUNCAK TRIPLE S Gn.Slamet (3423mdpl), Gn.Sindoro (3151mdpl) dan
Gn.Sumbing (3371mdpl) STUDI BANDING INFRASRUKTUR, EKOLOGI, DAN PARIWISATA
Latar Belakang kegiatan
Indonesia ialah negara dengan panorama alam yang indah beserta potensinya yang kaya. Keindahan alam dan potensinya yang melimpah tersebut hanya sedikit yang secara kasat mata kita ketahui karena kurangnya kemauan serta kesadaran untuk melestarikan lingkungan alam Indonesia. Realita yang kita ketahui saat ini, hanyalah perusakan dan pencemaran lingkungan hidup yang selalu diangkat menjadi topik masalah, tetapi selalu tidak ada sebuah solusi yang dapat menyelamatkan kelestarian alam kita. Bentuk konkret kesensitifan dunia akan masalah lingkungan hidup ini dimulai dengan diterbitkannya buku “The Silent Spring” pada sekitar tahun 70-an di negara Eropa. Ternyata gerakan ini tidak hanya di Eropa saja melainkan di seluruh dunia yang secara konkret gerakan ini dipelopori oleh pemerhati lingkungan dan pecinta alam diseluruh dunia dan di Indonesia khususnya.
Fakultas Teknik merupakan suatu lembaga keilmuan yang membawahi
disiplin ilmu Keteknikan (Engineering), yang berperan dalam pembangunan fisik di Indonesia.
Universitas Lampung sebagai salah satu Universitas yang menyediakan Fakultas Teknik, dan memiliki fasilitas laboratorium yang sangat memadai bagi mahasiswanya untuk melakukan penelitian dan pengujian sampel untuk menunjang kelancaran pendidikan pada khususnya dan pembangunan fisik Lampung pada umumnya
Untuk menjadi lulusan Fakultas Teknik yang berkualitas, selain harus memiliki daya saing dan pendalaman materi di disiplin ilmunya, juga harus memiliki keberanian bersaing, ketahanan mental menghadapi masalah. Dan yang paling penting dalam kajian ilmu keteknikan adalah sifat dalam melaksanakan atau merancang pembangunan fisik yang berwawasan lingkungan.
Selain peningkatan sifat dan kualitas individual diatas, Lulusan Fakultas Teknik juga diharapkan memiliki kemampuan berorganisasi dan kemampuan manajemen kelompok, pengalaman, dan membuka wawasan, dengan pernah melakukan survei langsung atau studi perbandingan dengan pembangunan di daerah lain.
Untuk menumbuhkan kepekaan serta kebersamaan para pemuda sebagai upaya pelestarian maka perlu diadakan suatu kegiatan yang dapat menggugah hati mereka untuk terus berperan aktif dalam pelestarian lingkungan Indonesia.
Beranjak dari keinginan mulia untuk berbuat suatu yang berharga dan terbaik bagi lingkungan serta kelestarian alam Indonesia, maka kami mensikapi pertimbangan-pertimbangan diatas,Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Lampung,UKMF MATALAM FT UNILA., berencana melakukan kegiatan Survei, Studi Banding Infrastruktur, Pariwisata, Ekologi, Dan Pengambilan Sampel Tanah/Batuan Serta Air. diiringi dengan pencapaian 3 puncak atau dataran tertinggi di Pulau Jawa yaitu Gunung Slamet (3423mdpl), Gunung Sindoro (3151mdpl) dan Gunung Sumbing (3371mdpl).
Tema kegiatan ini adalah :“ Pemberdayaan, Peningkatan Pengetahuan serta studi banding tentang Infrasruktur, Pariwisata, Ekologi, serta Geologi dan Air di Pulau Jawa dengan Provinsi Lampung guna Memaksimalkan Fungsi dan Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Indonesia yang Berwawasan Lingkungan”.
Matalam Gelar Fun Camp IV di AGK
(Unila): Mahasiswa Teknik Cinta Alam (Matalam) Fakultas Teknik Universitas Lampung (FT Unila) kembali menggelar agenda tahunan Krakatau Fun Camp IV tahun 2014. Kegiatan yang diadakan 23-25 Januari mendatang ini dilakukan dalam rangka pelestarian terumbu karang dan aksi peduli lingkungan di sekitar cagar alam Gunung Anak Krakatau (AGK).
Panitia pelaksana Fun Camp IV Adit, even ini digelar tidak hanya melakoni kegiatan rutin yang umumnya dilakukan setiap mahasiswa pencinta alam, misalnya naik gunung. Aspek kegiatan dikemas lebih luas dengan menyisipkan misi sosial dan kemanusiaan di dalamnya. Serta mengajak masyarakat untuk melindungi ekosistem sebagai wujud kecintaan terhadap tanah air.
Selain itu kegiatan ini sebagai bentuk sumbangsih UKM Matalam FT Unila untuk peduli sesama, dan melaksanakan salah satu poin tri darma perguruan tinggi yakni pengabdian masyarakat terutama kepada masyarakat yang masih mendiami wilayah sekitar Anak Gunung Krakatau.
“Selama ini banyak pihak yang masih belum tergerak untuk melestarikan berbagai bentuk unsur kelestarian alam di AGK. Sebagai unit kegiatan mahasiswa yang kegiatannya terkonsentrasi pada bentuk pelestarian alam disertai jelajah nusantara, kami merasa terpanggil untuk mempromosikan salah satu cagar alam di Indonesia ini,” ujarnya pekan lalu.
Rangkaian kegiatan dalam Fun Camp IV ini sangat beragam. Meliputi pendakian gunung AGK, seminar nasional pelestarian alam AGK, snorkeling, aksi peduli lingkungan,transpantasi terumbu karang,barbeque, dan bakti sosial bagi masyarakat sekitar.
Anggota Matalam FT Unila Ichwan menambahkan, kegiatan Fun Camp IV di Gunung Anak Krakatau dilakukan tidak hanya oleh anggota UKM matalam tapi terbuka bagi anggota UKM di kampus lain termasuk masyarakat umum.
Fun Camp di Anak Gunung Krakatau ini menjadi ajang keempat yang dihelat UKM Matalam FT Unila. Sebelumnya Matalam FT Unila juga menggelar kegiatan serupa pada 20-22 Desember 2013 lalu dengan mengusung tema "Eksplorasi Ekosistem dan Vulkanologi Cagar Alam Gunung Anak Krakatau"
Langganan:
Postingan (Atom)

